oleh

Faisal Manaf Sambangi Pedagang di 3 Pasar Kota Curup

SALAH Seorang kandidat bakal calon Bupati Rejang Lebong, M. Faisal Manaf, Kamis (9/1/2020), mendatangi 3 pasar yang ada di Kota Curup. Dengan didampingi sejumlah kerabat keluarganya, jenderal bintang satu TNI-AL ini menyapa para pedagang sekaligus menyampaikan keinginannya untuk ikut bertarung dalam bursa Pilkada Rejang Lebong, September 2020 mendatang.

Bertemu dengan kerabat dekat saat blusukan di Pasar Atas Curup.

CURUP– Kisaran pukul 07.30 WIB, Faisal Manaf dan tim keluarganya menyambangi para pedagang di Pasar Atas. Di sini Faisal Manaf bertemu banyak kenalan, kerabat dekat, juga teman-teman masa kecilnya. Membuat kunjungan silaturrahmi ke pasar ini semakin hangat dan akrab.

Selain berbincang-bincang seputar aktivitas perdagangan berikut soal daya beli masyarakat di pasar ini, sejumlah pedagang juga mengajukan beragam permintaan jika nanti Faisal Manaf terpilih menjadi bupati. Ada yang minta dibangun Pasar Tradisional Moderen (PTM), ada pula yang meminta dibangunkan pasar bertingkat.

Menyambangi pedagang Pasar Bang Mego.

Setelah mengitari Pasar Atas selama beberapa waktu, Faisal Manaf dan rombongan bertolak menuju Pasar De di Kelurahan Jalan Baru. Sama seperti di Pasar Atas, di sini Balon Bupati  Rejang Lebong itu juga terlibat perbicangan yang tak kalah hangat dan akrab. Sepertinya, sosok militer aktif ini cukup dikenal di masyarakat Curup.

Faisal Manaf berbincang-bincang dengan pedagang Pasar Atas Curup.

Perjalanan dilanjutkan ke Pasar Bang Mego. Di pasar yang berseberangan dengan kediaman orangtuanya itu, Faisal Manaf menerima masukan dari sejumlah pedagang. Salah satunya terkait perbaikan dan penataan gedung berlantai dua tersebut. Bahkan ada yang menyarankan agar di lantai atas Bang Mego diberikan tempat bagi pedagang kuliner serta adanya wahana bermain anak sebagai daya tarik pengunjung pasar.

Faisal Manaf berbincang-bincang dengan pedagang Pasar Bang Mego.

Dikonfirmasi usai blusukan, Faisal Manaf menyebut jika kondisi Pasar Atas masih belum tertata dengan baik. Di mana terlihat pedagang pakaian berbaur atau bersebelahan dengan pedagang ikan. Mestinya, kata dia, kondisi ini tidak boleh terjadi, dengan kata lain perlu dibuat koridor terpisah.

“Melihat pedagang di Pasar Atas, terus terang saya merasa prihatin. Masa ada yang berdagang di ruas jalan, ada pula yang berjualan di lokasi parkir, berbaur dengan keramaian pejalan kaki,” kata Faisal Manaf. (aya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed