oleh

Mantan Kades Air Mundu Jadi Tersangka Korupsi APBDes 2017

SATRESKRIM Polres Rejang Lebong akhirnya berhasil menuntaskan penyelidikan dan penyidikan selama lebih kurang 10 bulan atas dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan APBDes Air Mundu Kecamatan Bermani Ulu tahun anggaran 2017. Informasi ini terungkap dalam press release yang digelar Satreskrim Polres Rejang Lebong, Rabu (27/11/2019) di aula Gedung Wira Pratama.

CURUP– Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Rejang Lebong menetapkan mantan Kepala Desa  Air Mundu berinisial ET sebagai tersangka. Saat ini, ET sudah ditahan di Rutan Polres Rejang Lebong guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Penetapan tersangka ini telah dilakukan sejak 7 November 2019, bertepatan dengan pemeriksaan terakhir yang kita lakukan terhadap ET,” terang Kapolres RL, AKBP Jeki Rahmat Mustika, S. Ik melalui Kasat Reskrim AKP Andi Kadesma dalam press release yang digelar di ruang rapat Satreskrim Polres RL, Rabu (27/11/2019) siang tadi.

Dari penyelidikan yang telah dilakukan sebelumnya, terungkap dalam pengelolaan keuangan Desa Air Mundu tahun anggaran 2017 senilai Rp 1.127.658.200,- ditemukan adanya kerugian negara senilai Rp 300 juta lebih. Perhitungan kerugian negara ini berdasarkan audit yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Rejang Lebong.

“Dalam kasus ini, tersangka berperan sebagai pemegang kuasa pengelolaan keuangan desa,” kata Kasat Reskrim.

Dijelaskannya, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan me-mark up harga sewa alat berat dan mobilisasi, mark up harga satuan belanja bahan bangunan, pekerjaan fisik tak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB), dan tidak dibayarkannya pajak ke kas daerah.

“Atas perkara ini, tersangka kita jerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberatasan tindak pidana korupsi. Ancamannya bisa mencapai seumur hidup,” demikian Kasat Reskrim. (aya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed