oleh

Pemkab Rejang Lebong Dituding Rampas Hak Intelektual

SELAMA 20 jam terakhir, media sosial facebook diramaikan dengan perdebatan soal kegiatan launching Jeruk Gerga yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong pada acara Pra Event Garden Flower 2020 di Danau Mas Harun Bastari (DMHB) beberapa hari lalu. Kegaduhan dipicu postingan salah seorang anggota (baru) di sebuah grup yang dikeloloa netizen lokal atau lebih dikenal dengan sebutan CKI (Curup Kota Idaman).

CURUP- Unggahan akun bernama Bajeng itu setidaknya mendapat tanggapan lebih dari 1900 pengguna facebook wilayah Curup dan sekitarnya. Dan sebelum kolom komentar dinonaktifkan admin grup kisaran 12 jam lalu, postingan itu dikomentari lebih dari 1500 anggota grup.

Dalam postingan itu si pemilik akun mengaku keberatan dengan adanya baleho bertuliskan Launching Jeruk Gerga Rejang Lebong yang dipajang pada saat pemerintah daerah ini melaunching pemasaran jeruk tersebut ke kancah Nasional.

Bahkan dengan mengatasnamakan putri Kabupaten Lebong, pemilik akun menyatakan akan melakukan somasi atas tulisan tersebut. Dia menuding pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian Rejang Lebong telah melakukan perampasan hak intelektual Kabupaten Lebong.

“Masalah ini harus kita selesaikan secara baik jangan sampai menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Mohon Kabid Produksi (Dinas Pertanian Rejang Lebong, red) menjelaskan dasar dirubahnya Gerga Lebong menjadi Gerga Rejang Lebong,” ungkap pemilik akun Bajeng dalam postingannya.

Di sisi lain, pada saat launching yang dilakukan Bupati Rejang Lebong DR. H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si pada Rabu (20/11/2019) lalu, didampingi pejabat Balai Penelitian Jeruk dan Tanaman Buah Sub Tropika Kementerian Pertanian RI, Harwanto.

Atas keseriusan Pemkab Rejang Lebong dalam mendukung pemasaran dan pengembangan komoditas ini, Harwanto menyatakan Kementan RI akan mengintroduksi 60.000 benih jeruk kepada para petani. Karena menurut dia, agrologi Kabupaten Rejang Lebong sangat cocok untuk pengembangan Jeruk Gerga. (aya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed