oleh

Pengedar Sabu Ditangkap di Rumah Istri Muda

“PADA Saat akan ditangkap, tersangka mencoba melakukan perlawanan dengan menyerang salah seorang anggota dan berupaya menghilangkan barang bukti narkoba sebanyak 1 kantong. Meski akhirnya tersangka berhasil kita ringkus, namun barang bukti yang kita amankan hanya sebagian. Sebagian lagi diduga kuat ditelan oleh tersangka sendiri,” jelas Edi Suprianto.

CURUP – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rejang Lebong kembali menorehkan prestasi gemilang dengan berhasil menangkap seorang terduga pengedar narkoba jenis sabu. Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 paket diduga sabu, 3 buah korek api gas, 2 buah HP, 1 bungkus besar plastik klip being, serta 2 set alat hisap sabu.

Tersangka teridentifikasi berinisial BI (45), warga Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang. Dia ditangkap di kediaman istri mudanya di Dusun II desa setempat kisaran pukul 01.00 WIB, Rabu (15/7). Pada saat akan ditangkap, tersangka mencoba melakukan perlawanan dengan mencoba menyerang salah seorang anggota polisi. Namun akhirnya berhasil dibekuk dengan bantuan 4 petugas lainnya.

“Sayangnya, tersangka berhasil menghilangkan sebagian barang bukti dengan cara membuangnya ke luar rumah dan sebagian lagi ada yang ditelannya,” terang Kapolres Rejang Lebong AKBP Dheny Budhiono melalui Kasat Resnakoba Iptu Edi Suprianto dalam press release yang digelar Jumat (17/7) kemarin.

Dijelaskan Edi, informasi keterlibatan tersangka dalam kasus peredaran narkoba di wilayah ini diterima pihaknya sejak beberapa waktu lalu. Info tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan selama 3 minggu. Alhasil, pada saat petugas memastikan jika tersangka sedang berada di rumah istri keduanya dan menyimpan narkoba jenis sabu, pihaknya langsung bergerak melakukan penggerebekan.

“Jadi, selain sebagai pengedar, tersangka juga menyediakan tempat bagi pembeli yang ingin mengkonsumsi narkoba di rumahnya. Terbukti pada saat kita gerebek, di dalam rumah tersangka kita temukan 3 orang pria yang sedang menghisap sabu. Namun ketiganya berhasil kabur karena kita fokusnya ke target. Diduga kuat, 3 pria yang melarikan diri itu merupakan para pembeli langganan tersangka,” kata Edi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan penyidik, dalam perkara ini tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp 1 Miliar dan paling banyak Rp 10 Miliar. (aya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed