oleh

Polisi Perketat Pengawasan Pemudik di Perbatasan

JELANG Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriyah tahun 2020, petugas Operasi Ketupat Nala di Pospam Penyekatan Perbatasan Rejang Lebong dengan Kota Lubuklinggau makin memperketat pemantauan terhadap setiap kendaraan dan orang yang akan masuk ke wilayah Provinsi Bengkulu.

CURUP– Dikabarkan, pada Jumat (15/5) dan Sabtu (16/5), setidaknya terdapat 6 unit kendaraan roda empat yang terpaksa putar balik ke daerah asal karena tidak memiliki kepentingan yang jelas dan mendesak di wilayah Provinsi Bengkulu sebagai daerah tujuan. Sementara 1 unit kendaraan lainnya diperbolehkan masuk dengan catatan membuat surat pernyataan bersedia isolasi mandiri selama 14 hari di daerah tujuan.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dheny Budhiono, S.Ik melalui Kasubbag Humas Iptu Jumipan menjelaskan, kendaraan yang diperkenankan masuk ke wilayah Provinsi Bengkulu tersebut diketahui ditumpangi oleh 2 orang asal Kota Lubuklinggau yang berkepentingan di Kabupaten Rejang Lebong. Sedangkan 6 kendaraan yang ditolak masuk, dengan mediasi kepolisian akhirnya bersedia putar balik atau kembali ke daerah asal.

“Nopolnya beragam. Antara lain berplat BG dari wilayah Sumsel, plat BM Pekan Baru, plat BH Jambi, plat B Jakarta, dan plat D asal Bandung. Setiap kendaraan yang putar balik rata-rata berpenumpang 4 orang dan terindikasi tujuan mudik,” terang Jumipan. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed